setiap manusia memiliki (Baca: pasti) ketertarikan kepada lawan jenis. baik dia itu wanita, laki-laki maupun orang yang dikatakan sebagai homo maupun lesbi. semuanya pasti memiliki ketertarikan kepada setiap lawan jenis. bagaimana dan kenapa hal itu bisa terjadi, jawabannya karena hal itu merupakan vitrah yang diberikan Tuhan kepada setiap mahluk hidup di dunia ini. meskipun demikian, ada beberapa hal yang membuat manusia tidak dapat ketertarikan tersebut kepada lawan jenis, hal itu dpat dipengaruhi oleh beberapa faktor luar seperti :
1. Tidak adanya sosialisasi oleh anggota keluarga terdekat terhadap masyarakat.
maksudnya adalah sejak dari kecil tidak ditanamkan secara dini bagaimana bergaul dengan masyarakat sehingga ketika besar, anak tersebut canggung dan cenderung mencari hal-hal yang agak menyimpang dikarenakan tidak adanya contoh yang baik dari sebelumnya.
2. bergaul dengan masyarakat yang salah.
sebagai contoh, kita manusia merupakan mahluk sosial dimana diri kita berasal dan sifat bwaan kta tergantung dari mana kita berasal dahulu. jika sejak dari kecil kita ditanamkan sebuah ilmu yang baik, maka dewasanya kita mampu mengoptimalkan apa yang diberikan masyaraat sebagai modal dasar. jadilah beberapa orang tersebut menjadi tokoh yang dihirmati karena masyarakat yang membangunnya pun baik. sebaliknya, jika sedari kecil dibiasakan hidup dengan lingkungan yang kotor, sebut sajalah lingkungan pemabuk, bisa dipastikan anak tersebut akan terpengaruh oleh kebiasaan masyarakat yang pemabuk tersebut, sehingga menjadi pemabuklah dia...
bersambung.....
1. Tidak adanya sosialisasi oleh anggota keluarga terdekat terhadap masyarakat.
maksudnya adalah sejak dari kecil tidak ditanamkan secara dini bagaimana bergaul dengan masyarakat sehingga ketika besar, anak tersebut canggung dan cenderung mencari hal-hal yang agak menyimpang dikarenakan tidak adanya contoh yang baik dari sebelumnya.
2. bergaul dengan masyarakat yang salah.
sebagai contoh, kita manusia merupakan mahluk sosial dimana diri kita berasal dan sifat bwaan kta tergantung dari mana kita berasal dahulu. jika sejak dari kecil kita ditanamkan sebuah ilmu yang baik, maka dewasanya kita mampu mengoptimalkan apa yang diberikan masyaraat sebagai modal dasar. jadilah beberapa orang tersebut menjadi tokoh yang dihirmati karena masyarakat yang membangunnya pun baik. sebaliknya, jika sedari kecil dibiasakan hidup dengan lingkungan yang kotor, sebut sajalah lingkungan pemabuk, bisa dipastikan anak tersebut akan terpengaruh oleh kebiasaan masyarakat yang pemabuk tersebut, sehingga menjadi pemabuklah dia...
bersambung.....
Komentar
Posting Komentar